Friday, 21 February 2014

Bicara Sama Bulan



Saat sinarnya terang

Ku renung sang rembulan
Ku tanya pula
Kemana hilang bintang
Mengapa kau berseorang

Bintang kejora
Katanya paling setia
Tapi kini menghilang
Katanya paling berseri
Tapi kini menyepi
Katanya paling indah
Tapi kini gundah

Kutanya lagi pada bulan
Tidakkah kau merindu
Pada bintang malam
Yang sentiasa menemanimu
Namun bulan terus membisu

Aku seakan mengerti
Perasaan si bulan
Kerna begitu juga manusia
Perlukan teman disisi
Sebagai teman bicara
Meluah isi hati








Layu Mawar Di Hujung Tangkai















Di hujung sebuah taman
Mekar sejambak mawar
Dengan indah dan harum
Laksana bibir menguntum senyum
Kelopaknya alis merimbun

Dibalik sejambak indah
Ada setangkai nan layu
Warna kian pudar kabur
Aroma tiada terhidu
Serinya  terkikis ayu

Mawar layu
Mungkin dikerjakan si kumbang
Yang rakus menghirup
Madu-madu yang enak
Tewas dek pujukan nikmat

Sekali ia layu
Tidak mungkin mekar lagi
Menunggu saat gugur
Tersembam ke lantai taman
Bersemadi di hujung laman.